Skip to main content

Pengen Jadi Wanita Karir? Yang Tipe Apa?

Good morning!

Hari ini aku mau sharing tentang tipe-tipe wanita karir sekaligus berbagai pertimbangannya terkait wanita karir tipe manakah yang sebaiknya kalian jalani disesuaikan dengan kepribadian dan keyakinan dan kemauan kalian masing2! Gak janji akan bener 100% tapi yaa just let me share this post, hope it will help you girls!

Menurut hasil sharingku dengan berbagai orang, ada 2 tipe wanita karir alias wanita yang memutuskan untuk bekerja, apakah itu di perusahaan, di bank, di lawfirm, jadi notaris, or whatever it is.

Ada 2 tipe wanita karir:

1. Wanita yang bekerja dengan tujuan untuk menjadi orang sukses, dapet uang banyak, makes her dreams come true, mencapai jenjang karir setinggi-tingginya, meraih gelar sebanyak-banyaknya, dan kawan kawannya. Tipe wanita yang semacam ini bekerja dengan menganggap dirinya adalah "laki-laki", in a good way ofc (you know what I mean). Im stating like that bukan untuk menjelek-jelekkan orang yang berpandangan dan menginginkan dirinya menjalani kehidupan yang demikian. Kalian sah-sah aja loh kalau memiliki keinginan demikian, its just the disclaimer before I said anything longer ya. Menurutku, wanita tipe ini oleh karena di dalam otaknya telah ter-mindset berbagai goals yang telah saya sebutkan di atas, maka alam bawah sadar dia membawanya untuk menapaki step-step untuk meraih goals2nya dan secara otomatis mengesampingkan kewajibannya sebagai seorang wanita. Kita semua di sini sepaham yah bahwa seorang wanita memiliki kewajiban untuk mengurus rumah dan keluarganya. Sementara yang memiliki kewajiban untuk mencari nafkah adalah seorang laki-laki. Thats why laki-laki dan perempuan ditakdirkan untuk berpasangan hingga sampai ke tahap pernikahan. Dan pernikahan di dalam Islam adalah sebuah ibadah. Secara medis pernikahan juga merupakan hal yang baik untuk dilakukan, will give you good things in life. Kita semua sepaham dengan hal tsb ya. Tapi bagi wanita karir tipe ini, menurutnya meraih goals2nya adalah tujuan hidupnya. There are many possible reasons behind that. Salah satunya adalah mungkin dia berpikir orangtuanya telah membiayai pendidikan dia dan memakan biaya yang banyak sehingga dia tidak ingin its going to waste just like that, she wants to make her family proud of her, she wants to rise her family's social status in life, or maybe dia adalah tulang punggung keluarganya so she doesn't even has time to think about her marriage. Bisa jadi juga dia berpikir bahwa dirinya hanya hidup satu kali dan dia memiliki sangat banyak mimpi akhirnya dia sibuk mewujudkan mimpinya hingga umurnya tak lagi muda sehingga pernikahan menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Perlu kita ingat bahwa secara medis, wanita memiliki batas masa produktif. Semakin tua semakin sedikit sel telur yang akan kita hasilkan dan semakin lama kita akan memasuki masa menopause dimana memiliki keturunan will be an impossible thing to do. Sad ofc but its the choice in life. Hal yang perlu diingat lagi adalah semakin tinggi derajat seorang wanita, semakin mapan semakin sukses semakin banyak daftar gelar seorang wanita, semakin minder para lelaki untuk mendekati wanita tersebut. Jadi, kebanyakan wanita yang telah memutuskan untuk menjalani tipe wanita karir ini ends up single until she's 40 and maybe until she's dead. Memutuskan untuk menjadi wanita karir tipe ini karena sadar memiliki goals2 atau merasa berada dalam kondisi sebagaimana aku sebutkan di atas is not a bad thing, BUT one thing you should concern at is your health. Seberapa mampukah tubuhmu kamu bawa untuk bekerja atau belajar terus-menerus terforsir setiap hari demi meraih goals2mu itu? Aku mau sharing sedikit. It really happens to me dan baru2 ini aku juga denger ada banyak perempuan2 lain yang mengalami hal yang sama denganku. Ini terutama bagi wanita-wanita yang bekerja di Jakarta. Kita semua tau bahwa Jakarta adalah kota yang sangat padat penduduk dan penuh dengan polusi. Perjalanan di Jakarta akan menguras banyak tenaga. Ditambah beban kerja di kantor yang besar. Ditambah polusi-polusi dan virus-virus yang kita hirup setiap hari, terutama jika kita sering menggunakan transportasi umum or naik motor. Betapa berpengaruhnya hal-hal tersebut bagi kesehatan kita. Aku sendiri merasakan hal ini. Setiap aku kelelahan, siklus haid aku menjadi tidak lancar. Hal tersebut diakibatkan oleh hal-hal tersebut. Ternyata hal tersebut tidak hanya terjadi kepadaku tetapi juga kepada wanita-wanita lainnya. Ada banyak kerabatku yang mengalami hal yang sama. Aku sudah mulai melakukan tindakan preventif seperti makan dan tidur yang cukup serta mengenakan masker selama aku berada di luar ruangan. I do really hope it will help. So girls please you can do anything, but pls give a good attention to your health too. Really, if you make a decision to be a workaholic woman, i bet you really love your life. So pls love your body too, it is for your future too! Honestly, aku sempat memiliki pemikiran untuk menjadi this kind of woman but not in that extent. Aku pernah berkeinginan bahkan sudah memulai perjalanan untuk menjalani kehidupan yang demikian. Aku dulu sempat berkeinginan untuk berkarir di lawfirm. Perlu menjadi catatan untuk kalian bahwa bekerja di lawfirm sama dengan bersedia untuk bekerja lembur setiap hari pulang malam atau bahkan pagi. Aku sempat ingin berkarir di sana sampai umur aku harus menikah kemudian aku akan resign dan membuka praktik di rumah. Hal ini sempat mendapat pertentangan dari Papaku karena menurutnya usahaku untuk masuk ke lawfirm sudah sangat berat. Dia menginginkan aku terus berkarir di lawfirm till the end of my life. Lagipula dengan pertimbangan bahwa aku sama sekali tidak memiliki bakat untuk "menjual" jasaku sebagai advokat yang harus aku lakukan jika aku ends up membuka praktik di rumah. Aku sadari itu dan akhirnya aku memutuskan untuk okay aku akan berkarir di lawfirm sampai akhir. Thats my plan before. Until aku merasakan bagaimana rasanya bekerja di Jakarta, how tiring it is, padahal aku hanya bekerja dari pagi pulang sore aja kesehatanku bener2 udah drop dan gak stabil. I cant imagine bagaimana jika tubuhku aku paksa untuk bekerja dari pagi sampai pagi lagi, everyday :) Thats why aku dengan berat hati pupuskan keinginanku itu dan banting stir memutuskan untuk menjalani kehidupan sebagai wanita karir tipe kedua.

2. Wanita yang bekerja dengan tujuan untuk membalas budi kepada orangtuanya atas apapun yang telah mereka berikan sekaligus membalas budi kepada diri sendiri atas perjuangannya selama ini belaajar dan belajar dengan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di berbagai jenjang. Wanita jenis ini bekerja hanya dengan tujuan untuk memiliki pegangan hidup, at least agar dia tetap bisa hidup even if just in case her husband leave her. Wanita jenis ini biasanya hanya menempuh pendidikan secukupnya, biasanya sih cukup jadi sarjana, kemudian bekerja di perkantoran dengan sistem kerja berangkat pagi pulang sore and repeat. Gajinya mungkin tidak sebesar yang akan diperoleh wanita tipe pertama, jabatan mungkin tidak setinggi wanita tipe pertama, karena memang bukan itu yang ia inginkan. Ia hanya menginginkan kehidupan yang settle dengan memperoleh penghasilan rutin setiap bulannya just to mengirim uang ke orangtua, ditabung, investasi kecil2an, thats it. Wanita tipe ini bekerja dengan "tetap sebagai wanita". Dia tetap berkeinginan untuk menjalani kehidupan yang normal. Menikah, memiliki anak, menjadi ibu, bangun pagi menyiapkan keperluan suami dan anak, pulang kantor melayani suami dan anak hingga mereka terlelap. Lelahnya mungkin sama atau bahkan mungkin lebih dari tipe wanita karir yang pertama, namun untuk mewujudkan tujuan hidup yang berbeda. Tujuan hidup dari wanita ini bukan untuk menjadi orang sesukses mungkin, meraih jabatan setinggi mungkin, memiliki gelar sebanyak mungkin, no and not at all. She just wants a simple normal life. Jadi yang dia lakukan adalah bekerja secukupnya tanpa meninggalkan kewajibannya menjadi istri dan ibu yang baik agar goalsnya untuk menjalani kehidupan yang normal (memiliki keluarga yang harmonis) dapat terwujud. 

Ok girls maybe thats all I can share to you. Hope it will help you to make a decision what kind of career woman that you will choose. I wish you a suppa duppa happy life girls! Luv

Comments