Skip to main content

Pengalaman Tes Lawfirm di Jakarta - Dari Lawfirm Biasa Sampai Top 1 Lawfirm di Indonesia!

Selamat pagi!

Buat kalian sarjana hukum yang bercita-cita menjadi seorang lawyer, cepat atau lambat kalian akan menjalani tes masuk lawfirm. So I hope my post will help you!

Aku lulus bulan Desember 2018. Aku mulai mengirim CV via email ke lawfirm-lawfirm di Jakarta sekitar akhir bulan Desember 2018 sampai awal Januari 2019. Akhirnya pertengahan Januari 2019 aku dipanggil ke salah satu lawfirm di Jakarta yang berinisial S. Lawfirm ini tidak masuk peringkat top sekian lawfirm di Indonesia. But still I give it a try karena keinginanku saat itu adalah "yang penting bisa masuk di lawfirm di Jakarta". The lawfirm is not that bad. Dia bukan lawfirm yang di ruko2 gitu kok.. Kantornya terletak di daaerah Jakarta Selatan dan di dalam suatu tower perkantoran dan di sebelah sebuah mall. Pertama aku masuk langsung disuruh mengerjakan tes tertulis closed book berisi kasus-kasus hukum dalam bahasa Inggris. Jadi hal yang harus kamu pastikan sebelum memutuskan untuk mendaftar di lawfirm adalah kamu harus memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang SANGAT baik. Karena tes di lawfirm akan full in english, so be prepared. Kasus yang ditanyakan seputar basic law, tentang hukum perusahaan, hukum investasi, PMA, hukum ketenagakerjaan, seputar itu. Aku pernah baca di hukumonline bahwa lawfirm biasanya mencari calon lawyer yang memiliki pemahaman yang bagus tentang konsep dasar hukum. Waktu yang diberikan untuk mengerjakan tes tertulis tsb adalah 1 jam. Kemudian dilanjutkan interview dengan Managing Partner dari lawfirm tersebut. Again, interview dilakukan dengan Bahasa Inggris and pls take a note, somehow Bahasa Inggris mereka sangatlah bagus seolah mereka bisa berbicara selancar kita bicara pake bahasa Indonesia tapi yang keluar dari mereka adalah bahasa Inggris. Awalnya semua berjalan lancar saat masih pembahasan seputar diri sendiri karena bahasa Inggris yang digunakan masih bahasa Inggris yang sering aku temui sehari-hari. Until then dia mulai memasuki ke pertanyaan2 seputar teori2 hukum dan sesusah itu :') fyi aku sarjana hukum lulusan program reguler jadi aku gak pernah terbiasa dengan istilah2 hukum in English. I can understand what he said but its really hard for me to express my answer in English simply bcs idk istilah2 hukum itu bahasa inggrisnya apa!!! Thats my very first job interview and I think I messed it up. Kemudian dilanjutkan interview dengan HR dan untuk interview ini lebih santai karena hanya membahas seputar jobdesk, budaya kerja dan salary. Aku pulang dengan berbagai beban di pundakku, berharap hasil tes tertulisku akan membantu. Tapi sepertinya memang tidak membantu karena hingga saat ini aku tidak memperoleh kabar apapun dari lawfirm tersebut :')

Sepulang dari tes tersebut aku bertekad untuk belajar mati-matian. Aku membuat resume berbagai buku hukum dalam bahasa Indonesia yang aku translate pakai bahasa Inggris, so that I can be familiar with istilah2 hukum dalam bahasa Inggris :') Until then one day, awal Maret, aku dapat panggilan untuk tes tertulis di top 1 lawfirm di Indonesia, pasti kalian tau apa.. SUPER KAGET JUJUR!! karena aku kirim cv posisinya bener2 gak berharap samsek bisa lolos administrasi di lawfirm tersebut. Lawfirm itu adalah satu2nya lawfirm yang aku impi2kan. Aku bahkan udah pengen masuk ke lawfirm itu dari semester 1 aku kuliah :') SEPENGEN ITU, TAPI SADAR SESUSAH ITU :') okay jadilah aku semakin giat belajar memahami dan menghafal teori2 in English, latihan soal kasus-kasus and try to answer it in English, I tried really hard. Sampai D-Day! Aku masuk ke kantornya aja udah terkagum-kagum mampus gila bener2 aku masuk dengan batin dalam hati "YaAllah pengen kerja di sini...." terus aku masuk ke ruangan bareng banyak banget orang yang kece2 mampus. Tipikal cewek2 gaul tapi pinter gitu paham gak.. Aku bagai butiran rinso yang kena air dikit udah gaada lagi ampasnya :) Ada cowo2 juga dengan penampilan necis ala2 orang kantoran gitu. Intinya adalah nampak udah pada dewasa banget, sedangkan aku yang pendek ini keliatan kayak anak baru lulus SMP nemenin kakanya tes :) yauda lah ya aku mulai tesnya. Tes tahap pertama open book + open laptop. Soalnya teteeep kasus dan dalam bahasa Inggris. Pertanyaannya gak jauh beda kayak tes di lawfirm S di atas, cuma versi lebih implementatif dan lebih asing gitu...kayak kita gak kepikiran aja bakal kejadian kasus demikian in real life, paham kan? Yang aku inget ada pertanyaan semacam ada direksi dan komisaris doang terus direksinya mati, gimana caranya biar PT itu masih berjalan? Terus orang Jepang mau diriin PT di Indo kan joint venture sama orang Indo terus dia mau orang Indo itu digantiin sama dia? Terus ada juga teori2 simple, misalnya bisa gak direksi dan komisaris 1 orang yang sama? Prosedur mendirikan PT. PMA gimana? Basic gitu sih.. Terus udah kan lanjut ke soal closed book, soalnya seputar kasus2 hukum juga sejenis soal2 yang tadi juga, aku dah gak terlalu inget sih hehe. Intinya seputar2 itu aja kok, ga pernah jauh2 dari basic law. Kelar tes pulang! Aku baru dapet pengumuman lagi di bulan April. Aku dinyatakan lolos written tes dan dipanggil buat interview. WOOOYY kebayang gaksih?! dari awalnya aku mimpi lolos seleksi admin aja engga, ini aku bisa sampe interview :') SUPER BEYOOOOND YOND YOND my imagination :') yaudaah kaan tes aku persiapin mental ajasih dan review lagi resume yang udah aku buat. D-Day interview aku deg2an mampus sampe di titik mau pulang aja wkwkwk. Tapi gajadi karena ngerasa sayang udah sampe sana. Aku dipanggil pertama. Masuk ke ruangan ketemu 4 orang, 3 asso sih kayanya (or mungkin salah 1 nya partner) dan 1 nya HRD. Masuk ditanya nama seputar CV dsb terus karena saat itu aku udah internship di Pertamina jadi mereka banyak tanya juga seputar jobdeskku. Mereka menanyakan teori2 hukum melalui apa yang aku ceritakan. Di situ aku banyak mengalami dilema buat filter mana yang boleh aku ungkapin dan mana yang enggak since aku juga punya kewajiban jaga rahasia perusahaan kan, you know masalah hukum itu sensitif banget. Tapi syukurnya tetep bisa kefilter dengan baik. Terakhir mereka menanyakan kasus basic super dilematis, "Kalau kamu ke pengadilan ketemu panitera yang minta "duit terbang" apa yang kamu lakukan? Saat itu klienmu minta buat bayar aja biar gak ribet karena kita butuh dokumen itu. Apa yang akan kamu lakukan?" aku jawab "Aku ikut kata pimpinan. Tapi kalau aku diberi kebebasan untuk ambil keputusan, aku akan menolak karena itu tugas lawyer kan? Menegakkan hukum while mendampingi kliennya yang berkedudukan sebagai orang awam hukum. Kalau saya mengiyakan apapun permintaan klien di saat saya sudah tahu itu melanggar hukum, sama saja saya orang awam hukum dong" intinya gitu. Okay terus kelar interviewnya dan terakhir mereka cuma tanya apa aku bisa keluar dari Pertamina walaupun masa internship belum habis? Berapa min. waktu prior noticenya? Gitu2 deh. Terus udah kelar aku keluar ruangan dan pulang! Interview kali ini berjalan (menurutku) lebih lancar dari interview lawfirmku yang pertama. Aku keluar dengan perasaan lega dan langkah yang ringan. Bukan karena aku yakin bakal keterima. But at least aku udah kasih the best version of myself saat interview tadi. Artinya kalau aku lolos ya berarti aku cocok dan bisa kerja di sana, kalau engga ya berarti aku emang gak cocok kerja di sana or belum cocok kerja di sana saat ini. Singkatnya ya gak ada penyesalan lah~ Ngeliat dari proses seleksi yang emang memakan waktu lama untuk pengumuman per tahapnya, hingga saat ini aku masih menanti pengumuman dari lawfirm tsb. Tapi setelah aku memutuskan buat banting stir dan memupuskan harapanku kerja di lawfirm (see on my previous post for the reasons), jadi ya pengalamanku tes lawfirm ini hanya akan aku jadikan sebagai pengalaman hidup yang berharga dan apapun hasilnya nanti hanya akan aku jadikan pencapaian baru dalam hidupku. Aku gatau apakah nanti akan ada perubahan keputusan, but at least di hari aku membuat post ini aku masih di keputusan yang sama.

Maaf kalau postnya kurang membantu dan banyak curhatnya hehehe semoga bisa bermanfaat dan membantu kalian buat mengambil pelajaran dari pengalamanku ini :) Have a good life guys!

Comments